Photos: Part 1

“Ini adalah bagian pertama untuk beberapa foto yang akan saya share di akun blog saya. Momen ini diambil cukup lama, Desember 2016"    

Advertisements

Separated

“So why don’t you go your way And I’ll go mine Live your life, and I’ll live mine Baby you’ll do well, and I’ll be fine Cause we’re better off, separated”  

Hubungan

“Hubungan ini enggak akan pernah berhasil. Enggak akan!” --   Apa yang lebih nyaman dari menyeduh hot chocolate berukuran large dengan sepotong donat saat hujan? Apalagi, ditemani seorang sahabat yang senasib sepenanggungan. Sebut enggak nih namanya? Sebuuuuuut! Hahaha, Fhera. Maapin aing ceu. Malam itu kami janji temu selepas pulang kerja. Selain porsi makan kami yang … Continue reading Hubungan

As a Blogger

“Satu kali ngepost bisa tiga kali gaji aing itu mah”   -- Kemarin, Jumat siang, saya bertemu salah seorang teman. Sebut saja dia H. Kami dipertemukan di sebuah kursus Bahasa Inggris, IEC cabang Pasar Minggu. Waktu itu, saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas dua. Dimana, sepulang sekolah saya memilih untuk langsung … Continue reading As a Blogger

Rekor

“Tiga minggu berhasil menyapu bersih empat drama korea. Rekor!” -- Nulis ini sambil apa? Sambil nungguin pesanan makanan tiba, teman yang janjian dari 20 menit lalu tapi tak kunjung datang, booking tiket, dan download drama korea episode terbaru via Viu. Sungguh, saya anaknya doyan multitasking. Tapi entah kenapa, beberapa minggu belakangan saya punya kebiasaan yang … Continue reading Rekor

No Posts Yet

“Loe kenapa lagi? Instagram fotonya kosong gitu? Dihack lagi?” -- Suatu waktu, ketika saya baru saja mengunggah Instastory di akun Instagram saya salah seorang teman – yang saya ingat saya enggak pernah memfollow dia – mengirimkan Direct Message. Isinya kira-kira seperti ini: “Foto cuma 55 tapi followes ribuan, dihapusin yaa, Mbak?” Saya mengernyitkan dahi, membuka … Continue reading No Posts Yet

Sedikit Lagi, Sabar

"Kalau pun saya gagal lagi, saya mau itu karena kesalahan saya sendiri”.   --   Entah kesambet setan apa, usai lari pagi saya menelpon Bapak. Memberanikan diri untuk bicara serius mengenai keinginan saya yang sebenarnya. Setelah sebelumnya, saya bicara membahas hal yang sama dengan Mama. Kurang lebih 15 menit saya mengutarakan unek-unek yang terpendam pasca … Continue reading Sedikit Lagi, Sabar