Badmood? Coba Lakukan Hal ini!

“Beberapa konten sepertinya harus direvisi kembali untuk terbit minggu depan, kurang out of the box soalnya”.

“Siap, mbak. Nanti saya revisi secepatnya”.

“Deadline Sabtu yaa, Ray!”.

 

 

Akhir Juli hingga Agustus sepertinya akan menjadi masa terberat saya. Perihal part time yang menggunung dan keriwehan perkuliahaan membuat otak rasanya ingin pecah. Secara konsisten saya bekerja sebagai penyiar sekaligus produser untuk program acara saya sendiri di sebuah radio swasta. Hal tersebut sudah saya lakukan beberapa bulan belakangan. Sementara, diwaktu tanpa jam kerja saya memutuskan memilih kegiatan lain menjadi penulis konten. Hampir dua minggu saya melakukan kerjaan yang cukup menguras isi pikiran. Bayangin, hampir 80 persen konten yang saya sodorkan pernah ditolak waktu kali pertama saya diterima. Deadline konten itu dikumpul setiap awal pekan pada Senin sebagai bahan script untuk minggu depannya.

Enggak cuma itu, saya juga harus berkejaran dengan deadline akademik. Yup! Masuk dipenghujung akhir tahun kedua, mengharuskan saya untuk menyelesaikan studi magister. Sering kali saya merasa over thinking dan badmood dadakan. Hal ini cukup menganggu aktifitas lain yang akan saya kerjakan. Untungnya, saya punya cara tersendiri untuk mengatasi badmood. Mau tahu?

Tidur

Kenapa tidur? Ya! Ini bisa membuat kita melupakan sejenak pikiran yang mengusik dan rasa khawatir yang mendera. Biasanya, hal ini saya lakukan kalau tengah berada di kantor (studio, red). Meskipun enggak 100% bisa meredakan badmood, setidaknya berhasil mengurangi badmood sampai 70%. Trust me!

zzzz.png
photo credit: pbs.twimg.com

 

Makan Es Krim

Haha, kalau ini sih kayaknya kepengenan saya aja. Tapi, es krim benar-benar manjur mendinginkan emosi saya yang gampang panas. Es krim juga membuat saya sedikit lebih tenang, karena saya memilih untuk sibuk mengunyah dibanding ngedumel tentang pelbagai hal yang membuat saya jengkel. But, ya saya sendiri emang suka banget es krim, terutama vanilla dan strawberry. Beberapa brand es krim yang saya rekomendasikan dan biasa saya konsumsi yaitu Baskin-Robbins, Milk Bar, Magnum White Almond, dan Glico Wings Frostbite varian Strawberry. Silahkan pilih  🙂

dscf9651
photo credit: anakjajan.com

Lari

Nah… kalau ini biasanya saya lakukan saat subuh dini hari sekitar pukul 05.45 WITA. Kenapa? Karena pada jam itu belum banyak warga dan kendaraan yang hingar bingar. Juga, terbebas dari polusi dan ibu-ibu penjual putu cangkir (biasanya ini yang bikin saya gagal lari). Kebiasaan lari saya cukup unik, kalau kebanyakan orang mendengarkan lagu dengan bit menghentak untuk menemani berlari, saya justru memilih lagu sendu nan mellow haha. Semakin sedih dan menghayat hati lirik dan nada lagu, semakin kencang juga larinya. Apalagi kalau intensitas badmood saya parah, jarak yang saya tempuh lebih jauh dari biasanya. Selain menghilangkan badmood, lari juga bikin sehat hehe.

 

Lari-marathon-tren-2014-4
photo credit: runnerasia.com

Jadi, mau pilih yang mana gengs?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s