FULLTIME PARTIME

“Pantesan lama selesai, anaknya enggak fokus sih”.

“Revisi? Bukannya udah selesai ujian yaa?”

 

 

Sementara saya menulis ini, beberapa rekan kerja saya sedang berada di bandara. Mereka – kak Adi, mbak Yana, kak Gilang – pulang ke Jakarta untuk kembali mengemban tugas. Hampir sebulan ini kami disibukkan dengan proses reading, hunting lokasi, pengambilan gambar, editing, dan proses perintilan lainnya. Jadi, jangan heran kenapa tiba-tiba saya ngevlog haha. Tujuannya, supaya ilmunya enggak luntur. Kalau dulu saya menggunakan Windows Movie Maker untuk mengedit sekaligus menggabungkan video, sekarang saya berkenalan dengan VideoPad, Aftereffects, Premiere, dan iMovie. Oiya, mereka juga sempat bingung kenapa saya bisa memakai Cool Edit atau Adobe Audition saat mengedit beberapa backsound. Alhamdulillahnya, saya pelajari itu saat masuk dunia broadcasting. Enggak heran, sesekali mereka melontarkan beberapa pertanyaan seperti, “Loe enggak salah jurusan kuliah, Ray?” atau “Kenapa enggak masuk IKJ aja sih?”.

Sebenarnya, saya pernah hampir masuk IKJ sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di jurusan Administrasi Pembangunan. Usai meraih gelar sarjana dulu, saya memutuskan untuk kembali ke Ibukota. Bukan untuk cari kerja, tapi melanjutkan kuliah. Saat itu, Esmod dan LaSalle Collage jadi incaran saya. Sayangnya, orang tua berkata lain. Jadilah saya melipir ke IKJ, tiga hari berturut-turut saya kesana mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Tapi melihat betapa kreatifnya mahasiswa disana, saya jadi ciut sendiri. Saya sampai mikir, “ngapain aja saya selama ini?”, “kemana semua larinya ilmu yang kemarin saya pelajari?”. Enggak sampai disitu, kembali ke Makassar pun saya masih dilema antara jurusan Manajemen dan Administrasi Pembangunan. Toh, pada akhirnya saya memilih jurusan yang sekarang dengan pertimbangan supaya ilmu yang telah saya dapatkan ketika S1 dulu semakin bertambah.

Meskipun awalnya saya pernah berontak dengan diri saya sendiri. Mengutuk dan menyesali kenapa saya menjatuhkan pilihan pada jurusan yang lebih banyak mempelajari teori. Jujur, saya bukan tipekal orang yang suka membaca buku pelajaran maupun novel. Tetapi, karena tuntutan dosen jadilah saya membaca sejumlah buku berkaitan dengan bahan ajar di kelas. Di beberapa buku, saya mendapatkan banyak kasus nyata yang terjadi di belahan dunia. Semisal, penyebab kenapa Indonesia pada akhirnya memilih sistem pemerintahan seperti sekarang? atau kenapa akhirnya banyak pejabat dan masyarakat yang melakukan korupsi? Jadilah, saya lebih suka baca buku yang menyajikan studi kasus. Tetapi, karena saya anaknya lebih menyukai visual, saya lebih dominan belajar melalui berita di televisi maupun media cetak yang memiliki grafis warna-warni haha.

Sudah hampir dua tahun saya berstatus mahasiswa. Rasanya luar biasa lelah karena harus membagi waktu antara kuliah dan kerja. Meskipun hanya pekerjaan paruh waktu, tetap saja menguras tenaga dan menggunakan otak. Banyak orang yang melabeli saya sebagai generasi susah fokus. Permisi? Susah fokus yang gimana yaa? Apa karena kegiatan saya yang banyak itu? Sini saya perjelas dulu bagaimana saya memanage waktu selama satu hari. Atau mungkin ini juga bermanfaat untuk kalian yang disibukkan dengan dua kegiatan berbeda dalam satu waktu.

 

Prioritaskan Pendidikan

Dari 24 jam dalam sehari, saya menghabiskan 50 persen waktu saya untuk pendidikan. Mulai dari membaca buku atau menyaksikan berita, mengurus berkas akademik, dan memperbaiki revisi tesis. Hal ini saya lakukan pada pagi hari, dari pukul 07.00 sampai 13.00 WITA.

 

Tanggung Jawab Pekerjaan

Banyak pihak yang meremehkan pekerjaan paruh waktu. Mulai dari jam kerjanya yang sedikit sampai fee yang didapatkan. Padahal, tidak semuanya benar. Semisal, saya sebagai penyiar sore yang dapat mengumpulkan pundi-pundi rupiah perbulan dengan jumlah lebih banyak daripada salah seorang teman saya yang bekerja sebagai pegawai kantoran di sebuah perusahaan swasta. Padahal, jam kerja saya hanya tiga jam per hari. Hal ini tergantung kebijakan suatu perusahaan atau media untuk memberikan gaji kepada karyawannya. Pekerjaan saya lainnya yaitu sebagai content writer. Biasanya saya mengumpulkan materi konten pada Senin pagi sebelum pukul 10.00 WIB, sementara deadline pengiriman artikel yaitu pada Rabu dan Jumat paling lambat pukul 21.00 WIB. Baik konten atau artikel saya kerjakan setiap hari sebelum saya tidur. Jadi kalau deadline konten atau artikel tiba, saya bisa langsung mengirimnya tanpa dilanda kecemasan kekurangan waktu atau kehabisan ide.

 

Lakukan Hobi

Menurut saya, hobi adalah sarana menjernihkan pikiran dan menghibur diri. Kalau pikiran saya lagi banyak dan malas keluar rumah, saya memilih menghabiskan waktu di kamar untuk menggambar design baju. Tapi, sekarang saya lagi getol nyobain water colour hehe. Oiya, saya bersama tiga teman saya juga tengah mengganti kebiasaan nongkrong haha-hihi yang tidak jelas itu dengan mencicipi beberapa menu di café baru, lalu mereviewnya. Dengan melakukan hal ini, hobi saya yang lain jadi tersalurkan. Semisal fotografi, edit foto, menulis bahan review, dan yang terpenting kenyang haha. Kegiatan tersebut sesekali kami lakukan saat akhir pekan.

 

Istirahat

Berhubung dua minggu terakhir saya kurang enak badan, saya jadi rajin tidur siang dimanapun. Termasuk dikantor atau kembali ke rumah untuk sekedar merehatkan badan. Sayangnya, jam tidur malam saya kacau. Sesampainya di rumah selepas siaran, saya tidur dan terbangun jam 01.00 dini hari. Kalau sudah begini, saya susah tidur lagi. Saya jadi rindu kebiasaan tidur malam selama tujuh jam ketika sekolah dulu haha.

Apapun aktivitasnya, seberat apapun itu, laluilah. Meskipun sekarang kalian merasa salah jurusan, salah pekerjaan, atau dilabeli “generasi susah fokus”, diamkan saja. Sesungguhnya, kalian lagi fokus menyelesaikan apa yang belum kalian eksplore dan belum tercapai selama ini. Selagi masih muda, lakukan saja semuanya bukan semaunya. Kalaupun beberapa pihak mengasumsikan kalian akan gagal, siapa yang peduli? Hidup memang seperti itu, mereka berasumsi, kita yang menjalani.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s